wibiya widget

.

Minggu, 13 Maret 2011

Mengintip Generasi Lumix GF2

Share on :
Panasonic Lumix memperkenalkan sebuah kamera sekelas digital single-lens reflex (DSLR) dengan bentuk yang lebih mungil. Panasonic Lumix DMC-GF2 merupakan generasi kedua dari kamera sebelumnya, DMC-GF1, yang dilengkapi dengan layar sentuh dan built-in flash. Kendati belum secara resmi diluncurkan di Indonesia, Network Product Manager PT Panasonic Gobel Indonesia, Dharmaparayana, bersedia memberikan 'bocoran" produk tersebut.

Rahasia desain yang lebih kecil dibanding kamera DSLR pada umumnya, menurut Dharma, terletak pada penggunaan teknologi sensor Micro Four Thirds. Sensor ini mampu menghilangkan kotak cermin dan komponen viewfinder optik pada kamera DSLR, sehingga hanya tersisa sensor dan shutter sebagai komponen utama untuk menangkap cahaya.

"Sensor ini membuat kamera lebih tipis karena tidak menggunakan reflektor sebagaimana terdapat dalam kamera pada umumnya," kata Dharma di Jakarta, Senin lalu. "Hasilnya, kamera jadi lebih ramping dan ringan."


Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yakni GF1, ukuran GF2 lebih kecil 19 persen dan 7 persen lebih ringan dibanding pendahulunya itu. Bobotnya seberat 475 gram bila sudah dibenamkan baterai, lensa, dan kartu memori. Adapun berat bersih kamera yang dibalut dengan bahan aluminium ini sekitar 265 gram. Tersedia dalam berbagai pilihan warna--yakni putih, silver, hitam, dan pink--kamera ini akan dilepas ke pasar mulai 14 Januari mendatang.

Selain dibenamkan sensor Micro Four Third dan built-in flash untuk memudahkan pengambilan gambar di dalam ruangan dan malam hari, Dharma melanjutkan, terdapat layar sentuh seluas 3 inci yang tak hanya bisa digunakan untuk mengakses menu, tapi juga berfungsi untuk membidik atau shot, mengatur lampu flash, zoom, auto-focus, dan sebagainya.

Dharma mengatakan, terdapat 10 jenis lensa dengan berbagai ukuran yang dapat dipasangkan dengan kamera GF2 ini. Pengguna juga bisa menggunakan lensa dari merek lain untuk "disambungkan" dengan mounting. "Tapi fokusnya jadi manual," katanya menjelaskan.

Kamera yang mampu memperbesar tampilan atau digital zoom hingga empat kali ini juga dapat digunakan untuk merekam video tiga dimensi, asalkan didukung dengan lensa tiga dimensi pula. Pada bagian atas kamera, terdapat microphone stereo yang mengadopsi teknologi audio dari dolby digital stereo creator. Kamera ini juga dapat bekerja pada berbagai jenis kartu memori, seperti kartu memori SD, SDHC, dan SDXC. Ada pula port HDMI sehingga bisa disambungkan ke perangkat dengan layar yang lebih lebar, seperti televisi atau komputer.

Salah satu fitur andalan yang ada pada kamera tersebut adalah face detection, yang secara otomatis mendeteksi wajah dalam frame dan menyesuaikan fokus, exposure, kontras, dan warnanya. Kamera yang menggunakan baterai Li-ion 7.2V 1010mAH ini akan dibanderol di kisaran harga Rp 6,9-7,9 juta.

Untuk menggenjot penjualan kamera, Dharma mengatakan timnya sedang mengembangkan teknik pemasaran web marketing melalui Facebook. "Saat ini sudah ada hampir 6.000 anggota," katanya. Panasonic Lumix juga menyediakan tiga paket pembelian kamera DMC-GF2, yaitu kamera plus lensa dengan ukuran 14 milimeter (pan cake), kamera dengan lensa ukuran 14-42 milimeter, serta kamera dengan dua lensa tersebut.

Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar